Apapun Bentuk Tubuh Obesitas!Tetap Resiko Tinggi Serangan Jantung


Ini menyempurnakan pada penelitiaan lain yang dibahas artikel -artikel sebelumnya disini. Obesitas yang merupakan resiko terjadinya serangan jantung pada pria maupun wanita dengan bentuk tubuh apapun.  Yaitu bentuk tubuh “apel” yang lemaknya paling banyak menumpuk dibagian pinggang atau “pir”, yang penumpukan lemaknya lebih ke paha atau pantat, dan obesitas yang penumpukannya lebih merata.

Dari riset ini ditemukan bahwa selama Anda menderita obesitas, dengan bentuk tubuh apapun risiko untuk terkena penyakit jantung sama-sama tinggi. Kalau riset sebelumnya bahwa orang bertubuh “apel” yang lemaknya lebih banyak menumpuk di bagian pinggang punya risiko tiga kali lebih tinggi terkena penyakit jantung dibanding orang yang distribusi lemaknya lebih merata.

Dalam studi terbaru ini, para peneliti mengamati kesehatan 220.000 orang selama lebih dari 10 tahun dan menemukan bahwa obesitas atau nilai indeks massa tubuh (BMI) lebih dari 30 merupakan faktor utama penyakit jantung. Profesor John Danesh, Universitas Cambridge, Inggris, yang mengepalai riset ini mengatakan Selain pengukuran BMI(indeks masa tubuh), lingkar pinggang atau paha, maka yang lebih penting dalam partisipasinya terjadi serangan jantung adalah diketahuinya tekanan darah dan kandungan kolesterol dan juga riwayat panyakit seperti diabetes.

Jadi menurut semua para peneliti bahwa obesitasnyalah buruk untuk kesehatan. Dengan didalamnya pasti terdapat hal-hal diatas yang sangat beresiko terjadi yaitu pembunuh nomor satu dalam dunia kedokteran, serangan jantung. Untuk itu Selain berat badan, yang perlu diwaspadai pula adalah faktor risiko penyakit jantung lainnya, yakni tekanan darah, kolesterol, kebiasaan merokok, dan diabetes.

Sumber; health.kompas.com
Artikel terkait:
1. Deteksi penyakit jantung dengan meteran jahit
2. peraturan program diet tahun 2010, lawan obesitas
3. Resiko Kematian dini akibat obesiatas waktu kecil

Iklan
Comments
21 Responses to “Apapun Bentuk Tubuh Obesitas!Tetap Resiko Tinggi Serangan Jantung”
  1. irene berkata:

    iya serem ya obesitas menyebabkan jantung maka dr skrg kita harus jaga makanan ya

  2. Noor berkata:

    iya..sekarang anak2 pun bisa obesitas..kasian khan aktivitas mereka jadi bisa terganggu.. mungkin karena banyak makan makanan yg instant,junk food dan cemilan yg manis2 ya..

  3. ariani berkata:

    iya yah..obestias memang menyeramkan..
    Suka nih artikelnya…kereennn…
    mesti mengatur cara makan anak nih (termasuk orang tuanya ^^)
    mengurangi karbohidrat yang tidak baik, lemak juga gula nih.

    Ganti jadi vegetarian ah..ehhehehe

  4. Maria berkata:

    Terima kasih kakak buat infonya…
    menyeramkan yah obesitas itu…huhuhu..

    BTW blh numpang share link jg yah..ini isinya tentang nutrisi aja kok 9kebtulan pas gugling nemu nih)
    http://dranak.blogspot.com/2010/05/pengertian-dan-definisi-vitamin-fungsi.html

  5. sheila berkata:

    Sebab akibatnya dr sakit jantung dan obesitas banyak yah… Salah satu yg menyebabkan obesitas yah konsumsi gula berlebih.

  6. yuanita berkata:

    Banyak sekali sekarang anak yg masih kecil2 uda obesitas, bahkan ada yg dr lahir uda obesitas. Banyakan sih karna banyaknya konsumsi gula. Karna itu kita harus hati2 dalam mengkonsumsi makanan, pilih2…jangan sampe kita terus2an konsumsi zat2 kimia seperti zat gula tambahan.

  7. rennie berkata:

    Wah bahaya bgt yah klo da obesitas, dari penampilan aja uda ga menarik apalagi klo da masalah kesehatan.
    Makanya mumpung belum terlambat kita harus mulai jaga makan yah, jangan makan yg manis2 berlebih, jaman sekarang banyak sekali makanan yg mengandung added sugar, apalagi makanan instan.

  8. Liliani berkata:

    setuju deh mba2…memang nih…obesitas merupakan hal paling meresahkan euy.
    anak susah makan repot..suka banget makan juga repot heheh.
    Jadinya para ibu mesti nyiasatin nih.

    banyakin nutrisi sama hal penting aj, seperti sayuran, buah2 dan daging2 dari laut.
    dan mesti ngurangin karbohidrat yah

  9. r.dorothi berkata:

    Apa obesitas itu bisa disebabkan turunan. Ada yang mengatakan makan junk food berisiko tinggi obesitas dan gangguan jantung, bener gak sih……

  10. lia mauren berkata:

    Anak balita saya malah beratnya di bawah normal,padahal minum susunya banyak, makannya juga saya beri cukup bergizi, tapi kenapa sulit sekali naik berat tubuhnya. kalau saya beri minuman suplemen apa ada dampaknya pada saat gede nanti

  11. sarah berkata:

    junk food dan zat pemanis yg berlebihan bisa mengakibatkan obesitas …selain menjaga itu semua dibiasakan olahraga saja

  12. litz berkata:

    obesitas memang menyeramkan..
    pas lagi menuju obesitas memang menyenangkan..
    makan sesuka kita..
    tapi kl dah obesitas.. jadi serem…

  13. bunce berkata:

    Kalau riset sebelumnya bahwa orang bertubuh “apel” yang lemaknya lebih banyak menumpuk di bagian pinggang punya risiko tiga kali lebih tinggi terkena penyakit jantung dibanding orang yang distribusi lemaknya lebih merata >> ini serem banget yah.. kan bayak orang yang memiliki tubuh apel,..
    dan hampir smua orangyang saya kenal, berat badannya gak ideal…
    kalau dah mayoritas gitu.. orang2 jadi berpikir itu hal biasa…
    kan jadi serem sama penyakitnya kl kegemukan…

  14. tanya berkata:

    terkadang orang berfikis kalau sudah gendut banget itu baru namanya obesitas..
    padahal kan gak gitu yah? kalau lemak tubuh sudah berlebih.. sudah bisa dibilang gemuk..
    penyakitnya banyak kalau gemuk gitu..

  15. lia mauren berkata:

    Kalau orang tua saya dulu sering memberi minyak ikan, apakah suplemen seperi itu masih diperlukan di masa sekarang ini, dimana susu sudah diberi tambahan berbagai macam zat tambahan yang dibutuhkan balita.

  16. r.dorothi berkata:

    Tekanan darah saya agak tinggi, kolestoral normal dan gula darah normal. Agak sulit juga mengontrol tensi, tanpa menkonsumsi obat-obatan. saya belum periksa jantung. Seberapa seringkah kita kontrol kesehatan jantung

  17. alice alicia berkata:

    kayanya sejak kecil anak jgn d biasain yah makan junk food.. ngeri juga kl smpe obesitas…selain itu kan bahaya nya byk bisa kena jantung sakit gula juga kan yahh…cm emang suka susah ngajarin anak hidupsehat. harus d mulai dari ortunya juga sib… biar d contoh sm anak

  18. Sandra berkata:

    mengerikan bgt sih, berarti kita harus jaga pola makan dr kecil. khususnya untuk anak2 kita yg masa depannya masih panjang.. wahhh mulai sekarang konsumsi gula musti ditekan bener2!

  19. Rara Angie berkata:

    kalau kita bertubuh gemuk, buru2 deh diet.. menghindari hal2 yg gak diinginkan.. selain itu ya kita bener2 harus jaga pola makan aanak kita supaya gak kegemukan ky kita… jd nantinya kita membekali mereka dengan kesehatan kan paling utama…

  20. yanni berkata:

    karena sekarang makin banyak produk yg mengandung added sugar,maka kita harus memperhatikan label pada kemasan sebelum mengkonsumsi nya..agar tidak sampai konsumsi gula berlebih yg berakibat menimbulkan obesitas/diabetes..

  21. maylinda berkata:

    bentuk tubuh juga dipengaruhi gen..kalau orangtua nya gemuk biasanaya anak akan lebih gampang gemuk..
    makanya kalau punya gen gemuk,harus lebih ekstra menjaga asupan gula agar tidak sampai obesitas..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan terbaru melalui email anda.

    Bergabunglah dengan 18 pengikut lainnya

  • Increase Page Rank
%d blogger menyukai ini: