TV Dalam Kamar Anak? No Way!


Memanjakan buah hati dengan melengkapi fasilitas elektronik didalam rumah itu biasa dan sah – sah saja. Karena dengan media elektronik seperti Televisi pengembangan ilmu pengetahuan dan mental sosialnya bisa ditingkatkan dengan bimbingan para orangtua. Tetapi sebaiknya, anda harus mempertimbangkan dulu jika ingin menempatkan “kotak ajaib” tersebut didalam kamar tidur anak.

Sebuah penelitian dari amerika Serikat menyimpulkan bahwa remaja yang memiliki TV dikamar tidurnya, cenderung tidak menjalankan diet dan berolahraga, serta mempunyai prestasi sekolah yang rendah dibandingkan dengan remaja yang tidak mempunyai TV dikamarnya
Para peneliti juga mengatakan bahwa dua kali lipat dari jumlah anak remaja yang memiliki TV dikamar tidurnya diklasifikasikan sebagai penonton TV kelas berat – setidaknya 4 sampai 5 jam mereka nonton TV dalam sehari – dibandingkan mereka yang tidak mempunyai TV dikamarnya.
Gadis yang mempunyai TV dalam kamar tidurnya dilaporkan tidak melakuan banyak kegiatan sejitar 1,8 jam /minggu dibandingkan dengan remaja wanita yang tidak mempunyai televisi dalam kamar tidurnya.
Remaja perempuan yang memiliki TV dalam kamar tidurnya menyantap sayur – sayuran lebih sedikit, lebih sering minum minuman manis dan jarang makan bersama keluarga. Begitu juga bagi remaja pria yang memilih menempatkan TV dalam kamar tidurnya ,dilaporkan mempunyai prestasi sekolah lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak memiliki TV dalam kamar tidurnya.Selain itu jejaka yang memiliki TV dalam kamarnya jarang makan buah – buahan dan jarang makan bersama seluruh anggota keluarga.(reuters/m&k’08)

Iklan
Comments
One Response to “TV Dalam Kamar Anak? No Way!”
  1. pasien berkata:

    saya pernah menanyai 2 orang anak umur 10 dan 12 tahun yg sedang menonton acara anak2 di televisi, ketika saya tanya kamu tahu maksud atau cerita ditelevisi itu? kalau tahu coba ceritakan, kedua anak geleng kepala. jd televisi bkn alat yg baik untuk mendidik anak, termasuk film2 kartun, itu hanya hiburan, pendidikan perlu pendamping yaitu orang tua. kalau orang tua lepas tangan berarti gak tanggung jawab

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan terbaru melalui email anda.

    Bergabunglah dengan 18 pengikut lainnya

  • Increase Page Rank
%d blogger menyukai ini: