Vaksiansi MMR (Measles,Mumps,dan Rubella)


Measles( campak), Mumps (gondongan) dan Rubella( campak jerman) adalah penyakit yang cukup serius.  Seperti virus Measles menyebabkan ruam, batuk, pilek, iritasi mata dan demam. Komplikasinya mulai dari infeksi telinga, pneumonia, kejang, kerusakan otak sampai kematian. Sedangkan Mumps, meyebabkan demam, sakit keala dan pembengkakan kelenjar parotis, yang komplikasinya meliputi mulai dari ketulian, meningitis(radang selaput otak), pembengkakan testis dan ovarium hingga kematian. Sedangkan virus Rubella, dapat meyebabkan ruam,demam ringan dan radang sendi (terutama pad wanita). Jika seorang wanita mendapat infeksi rubella saat sedang hamil, maka dia bisa mengalami keguguran atau bayinya dapat menerita kelainan bawaan berat. Penyakit ini menular melalui udara dan vaksin MMR bisa mencegahnya.

Biasanya anak-anak akan mendapat dua dosis vaksin MMR. Dosis pertama antara usia 12 – 15 bulan, untuk dosis kedua dianjurkan antara usia 4 – 6 tahun. Sedangkan orang dewasa termasuk wanita dewasapun harus memperoleh vaksin MMR, paling tidak satu dosis MMR. Dr. Aru.S juga menjelaskan seperti halnya obat, vaksin juga memiliki resiko untuk menyebabkan reaksi alergi berat. Akan tetapi resiko vaksin MMR menyebabkan masalah serius atau kematian sangatlah kecil. Vaksin MMR jauh lebih aman dibandingkan dengan efek ketiga penyakit tersebut. Sebagian besar orang yang mendapat vaksinasi MMR tidak mengalami masalah.

Namun jika muncul kondisi yang tidak biasa, seperti demam tinggi, kelemahan atau perubahan perilaku disertai tanda-tanda reaksi alergi berat seperti kesulitan bernafas, suara nafas kasar, urtikaria(biduran), pucat, lemah, denyut jantung kecil dan cepat serta pusing berat, segera hubungi dokter atau bawa kerumah sakit setempat. Jangan lupa memberikan keterangan kapan mendapat vaksinasi yang diberikan, dengan mengisi laporan VAERS(laporan efek samping vaksinasi).

Persyaratan untuk vaksinasi MMR

Jika ingin melakukan Vaksinasi MMR, cermati hal-hal dahulu berikut ini;

  • Konsultasikan pada dokterr jika individu pernah mengalami reaksi alergi yang mengancam jiwa terhadap gelatin, antibiotik neomisin atau terhadap dosis pertama MMR.
  • Individu yang sakit berat sebaiknya menunda vaksinasi hingga membaik
  • Wanita hamil harus menunda vaksinasi  hingga bayinya lahir, wanita tidak boleh hamil dahulu paling tidak 4 minggu setelah mendapat vaksin MMR .
  • Sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter jika ada kondisi beriut; HIV/AIDS, atau penyakt lain yang menurunkan sistem kekbalan tubuh, sedang minum steroid selama 2 minggu atau lebih, menderita keganasan tumor yang sedang kemoterapi atau radiasi kanker dan juga mengalami gangguan pembekuan darah.
  • Orang yang baru saja mendapat transfusi darah  harus konsultasi dokter kapan waktu yang baik untuk vaksinasi MMR (m&K)
Iklan
Comments
2 Responses to “Vaksiansi MMR (Measles,Mumps,dan Rubella)”
  1. musliha berkata:

    doktor.saya ingin berkongsi masalah dengan doktor…..saya telah berkahwin selama 6 bulan..dan teringin sangat untuk mempunyai cahayamata sendiri..untuk pengetahuan doktor juga,saya mengalami masalah senggugut apabila tiap kali datangnya period…saya baru sahaja mengambil injection rubela..pada 13 oktober 2010..macamana untuk saya memperoleh cahayamata?.harap doktor bantu saya,,terima kasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan terbaru melalui email anda.

    Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

  • Increase Page Rank
%d blogger menyukai ini: