Vaksinasi Influenza


Vaksinasi Influenza merupakan vaksinasi flu tahunan, karena itu harus diulang setiap tahun, mengikuti perubahan virus Influenza yang berubah-ubah. Vaksinasi flu tahunan sebaiknya dimulai pada bulan september atau sesegera mungkin setelah vaksin tersedia dan dilanjutkan semasa musim influenza , yaitu bulan desember, januari dan sesudahnya. Hal ini disebabkan waktu dan durasi musim influenza dapat bervariasi. Jika wabah influenza pada bulan Oktober, maka sebagian besar aktivitas penyakit ini akan mencapai puncaknya di bulan januari atau setelahnya.

Dr. Aru.S,spPD,KHOM,FACP, mengatakan Individu yang sebaiknya mendapatkan vaksinasi flu setiap tahun antara lain;

  • Anak-anak berumur 6 bulan-19 tahun,
  • Wanita hamil, usia 50 tahun atau lebih,
  • Individu dengan usia berapapun dengan kondisi medis kronis,
  • Individu yang hidup di panti jompo atau fasilitas perawatan jangka lama lainnya,
  • Serta orang yang merawat orang yang beresiko tinggi mengalami komplikasi flu, termasuk pekerja kesehatan,individu yang tinggal serumah dengan seseorang individu yang beresiko tinggi menderita komplikai flu.

Namun Tambah Dr ARU, ada pula beberapa orang yang sebaiknya tidak diberikan vaksin influenza kecuali konsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Termasuk orang yang alergi berat terhadap telur ayam, orang yang pernah alergi terhadap vaksin flu, orang yang mengalami penyakit Guillain barre Syndrome (GBS) enam minggu sebelum mendapatkan vaksinasi flu, serta orang dengan penyakit sedang sampai parah dengan gejala berupa demam, sehingga menunggu pulih baru bisa dilakukan vaksinasi.

Jenis Vaksin Influenza

1. Flu Shot Vaccine(injeksi)
Injeksi ini mengandung vaksin yang berasal dari virus mati, injeksi biasa diberikan pada lengan. Meski berasal dari virus flu, injeksi tidak akan menyebabkan sakit flu tapi membuat tubuh mengembangkan antibodi yang dibutuhkan untuk mencegah virus influenza yang masuk ke tubuh kita. Anda mungkin mendapat reaksi ringan berupa rasa sakit pada tempat suntikan, nyeri otot ringan atau demam ringan beberapa jam setelah injeksi.

2. The Nasal-Spray flu Vaccine (semprot hidung)
Diberikan melalui hidung , vaksin semprot ini mengandung dosis kecil virus flu yang masih hidup yang dilemahkan. Sehingga bukan flu yang didapat tapi pengembangan antibodi tubuh dalam saluran nafas bagian atas sebagai respon kekebalan yang akan menyebar keseluruh tubuh.

Iklan
Comments
2 Responses to “Vaksinasi Influenza”
  1. There are many well known and respected SEO agencies across the industry. This can be done in a number of ways including regular press releases and blog posts. The world is at your feet as far as selecting a good service.

Trackbacks
Check out what others are saying...
  1. […] Sumber: AyahBunda, herrysusant.wordpress […]



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan terbaru melalui email anda.

    Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya

  • Increase Page Rank
%d blogger menyukai ini: