Benarkah Putus Cinta Baik Untuk Kesehatan?


Memang sih banyak wanita terkadang sering tidak mendengarkan kata hatinya, yaitu masih akan terus mempertahankan hubunganya dengan pasanganya walaupun si pacar tersebut telah membuat dia patah hati. Seperti pasangan yang terlalu egois, selingkuh, selalu pegang kendali berlebihan, dan sebagainya. Kaum hawa cenderung menghindari rasa “sakit hati” akibat putus cinta. Yang sebenarnya proses sembuhnya tidak memakan waktu yang sebentar. Mencoba mempertahankan hubungan dengan pasangan/pacar adalah selalu bertujuan baik. Namun jika dirasa tidak mungkin dan akan membawa dampak yang lebih buruk pada diri sendiri dan orang lain,mungkin anda bisa melihat penelitian dari departemen psikologi universitas Utah dan dari universitas minnesota berikut. Dan juga mungkin bisa sebagai pertimbangan untuk mengambil sebuah keputusan.

Menurut Ty Tashiro, Kepala Studi penelitian dari unversitas Minnesota mengatakan putus cinta baik untuk kesehatan. Bahkan lebih menyehatkan ketimbang mempertahankan hubungan yang telah berlangsung lama tadi. Ini buktinya;! “Saat hubungan berakhir, kita tidak perlu lagi menyesuaikan diri dengannya, dan ini memungkinkan kita untuk melihat banyak hal lebih jernih,” kata Ty Tashiro, pemimpin studi yang dilakukan Universitas Minnesota, yang menemukan bahwa seseorang dapat lebih berkembang setelah putus cinta, termasuk kepercayaan diri, dan pikiran yang lebih terbuka, akan siapa diri mantannya terdahulu.

Putus cinta diartikan juga sebuah proses menuju tujuan yang baru,” sambung Christopher Fagundes PhD, seorang peneliti pada departmen psikologi Universitas Utah. “Mereka jadi punya banyak waktu lebih untuk melakukan apapun yang mereka inginkan, dan cenderung menjadi ‘lebih baik’, ini menyehatkan,” lanjutnya.

Adapun keuntungan putus cinta bagi tubuh dan jiwa, yaitu:

1. Lebih tenang

Setelah putus, Anda akhirnya memiliki banyak waktu untuk kesenangan diri sendiri. Meiliki kendali dan tanggung jawab penuh akan perasaan Anda sendiri.

2. Pola makan lebih baik

Anda dapat lebih fokus untuk makan demi kesehatan diri sendiri.

3. Hidup yang lebih baik

Ketika sebelumnya Anda lebih fokus pada hubungan dan pasangan, kini mimpi dan harapan yang dulu tertunda, dapat terpenuhi.

4. Lebih bugar

Anda lebih termotivasi untuk lebih bugar dan memikat orang yang baru.

5. Teman-teman dekat

Saat memiliki pasangan, hubungan dengan teman dekat cenderung dibatasi. Tapi kini tidak lagi, Anda bebas mengatur jadwal hang out dengan teman-teman.

Sumber;lifestyle.okezone.com

Keyword;
Cinta,putus cinta,efek putus cinta,hikmah putus cinta,masalah kesehatan jiwa,masalah kesehatan wanita,kesehatan pria, kesehatan wanita,efek putus cinta bagi kesehatan

Iklan
Comments
2 Responses to “Benarkah Putus Cinta Baik Untuk Kesehatan?”
  1. edda berkata:

    betul jg nih ūüėÄ

  2. ervin berkata:

    hahah… thx infooo nyaa ūüôā

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan terbaru melalui email anda.

    Bergabunglah dengan 18 pengikut lainnya

  • Increase Page Rank
%d blogger menyukai ini: