CSS, Penyakit Stres Karena Komputer


Masalah sistem komputer bisa membuat stres penggunanya. Komputer yang terkena virus, terlalu lama menunggu waktu booting serta membetulkan perangkat yang macet. Stres karena perangkat yang tidak optimal mengganggu kerja memicu penyakit sindrom stres karena komputer atau Computer Stress Syndrome (CSS).


Fakta ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Customer Experience Board terhadap hampir 1.000 orang di Amerika Utara. Dari jumlah tersebut, 94 persen mengaku tergantung pada perangkat komputer dalam hidup kesehariannya. Dikutip dari AFP, hampir 2/3 partisipan mengaku pernah punya masalah dengan komputer dalam setahun terakhir, dan membutuhkan bantuan dari para teknisi. Meski pada akhirnya bisa tertangani, pada saat berurusan dengan bantuan teknis mereka telah mengalami CSS.

Sekitar 40 persen masalah yang dihadapi adalah kegagalan sistem operasi, dan lebih dari setengah di antaranya berakhir dengan frustrasi karena tidak bisa mengatasi sendiri. Bantuan dari para teknisi lagi-lagi jadi solusi terakhir.

Berurusan dengan teknisi bukan satu-satunya penyebab frustrasi menurut hasil studi tersebut. Infeksi virus komputer, terlalu lama menunggu waktu booting serta membetulkan perangkat yang macet termasuk masalah yang paling sering menyebabkan CSS. Saran yang disampaikan dalam studi tersebut sangat sederhana. Pengguna komputer sebaiknya tidak terlalu ambil pusing dengan masalah sistem dan lain-lain. Tentu dalam praktiknya tidak akan cukup semudah itu untuk menghindari stres. Sementara saran yang diberikan bagi perusahaan komputer, pengembangan perlu lebih difokuskan pada titik-titik yang memicu CSS. Terutama sekali untuk merancang sistem yang lebih stabil, sehingga resiko konflik antar perangkat turun ke level terendah.

Istilah Computer Stress Syndrome sendiri diberikan oleh Murray Feingold, seorang dokter dari AS yang namanya tercantum dalam laporan survei tersebut. Laporan yang dipublikasikan secra online tersebut berjudul Combating Computer Stress Syndrome.

Tips Mencegah Stres

Pencegahan stres juga perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan secara fisik maupun psikologis. Mempersiapkan diri secara teknis merupakan salah satu upaya mencegah stres saat berurusan dengan komputer. Termasuk di antaranya adalah mempelajari manual atau buku petunjuk, melengkapi diri dengan aplikasi antivirus terbaru, memilih perangkat terbaik dan tentu saja rajin merawatnya. Berikut ini adalah beberapa tips sehat untuk lebih rileks saat bekerja dengan komputer;

  1. Selalu pilih perangkat yang ergonomis, serta ruangan yang tidak bising dan mempunyai sirkulasi udara maupun pencahayaan yang cukup.
  2. Luangkan waktu setiap beberapa menit untuk menarik nafas panjang saat berada di belakang komputer.
  3. Sesekali berjalanlah keluar ruangan untuk menghirup udara segar.
  4. Jalin hubungan baik dengan orang-orang di sekitar, agar tidak terisolasi dalam kehidupan sosial yang nyata. Seseorang akan lebih mudah mengalami stres saat merasa tidak punya teman. dikutip dari Stress About(san francisco/INNK)
Iklan
Comments
One Response to “CSS, Penyakit Stres Karena Komputer”
  1. Haubbibbork berkata:

    Just want to say what a great blog you got here!
    I’ve been around for quite a lot of time, but finally decided to show my appreciation of your work!

    Thumbs up, and keep it going!

    Cheers
    Christian,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan terbaru melalui email anda.

    Bergabunglah dengan 18 pengikut lainnya

  • Increase Page Rank
%d blogger menyukai ini: