CARA MENGATASI KEBIASAAN ANAK NGEMUT JEMPOL


Pasti banyak ibu – ibu melihat bayinya sering ngemut jempolnya sendiri dan kadang menjadi kebiasaan si bayi dan anak sampai besar. Dan Ibu akan bertanya – tanya apakah kebiasaan itu normal atau akan bisa menggangu perkembangan dari anak tersebut?. Mari kita cari tahu kebenaranya!

Menurut ahli bernama freud, terdaapat fase diawal kehidupan individu yang mencapai kepuasannya pada oral (mulut). Akan tetapi biasanya fase ini hanya sekitar 1-2 tahun awal kehidupan individu, yang kemudian akan berganti pencapaian kepuasannya seiring bertambahnya usia. permasalahannya ada anak yang tetap bertahan pada fase oral tersebut. Bahkan ada seorang mahasiswa yang masih suka mengemut jempolnya walaupun hanya terjadi saat ia berada pada kondisi ‘stres’.

Faktor Penyebab.

Ada beberapa macam penyebab anak masih mengemut jempol, meski anak sudah melewati fase oralnya. Mulai dari anak tidak terpuaskan pada fase oralnya atau terlalu lama membiarkan anak berada pada fase tersebut. Sehingga anak terlanjur merasa nyaman .Hal ini bisa menjadi masalah, karena dikhawatirkan terdapat dampak lain yang mengikutinya, misal;pertumbuhan gigi tidak rapi, jempol menjadi terlukakarena kerap digigit atau bengkak.

Cara Mengatasi

Ada banyak cara mengatasi anak yang suka ngemut jempol. Diantaranya, saat tidur orangtua bisa membungkus tangan anak dengan sarung tangan hingga membentuk kepalan tinju, untuk menghindari kemungkinan anak mengemut jempul tanpa sadar saat dia tidur.

Ajak setiap anggota keluarga dirumah untuk mengingatkan anak dan menarik jempol tangan anak ketika ia mulai memasukannya kedalam mulut. Yang penting, orang tua jangan pernah bosan mengingatkan.

Bisa juga dengan suatu permainan, untuk mengubah perilaku mengemut jempol. Misalnya memberikan reward berupa sesuatu yang disenangi anak setiap kali ia berhasil tidak mengemut dalam waktu tertentu secara berturut – turut. Periode waktu bisa bertahap, misal setiap tiga hari berturut – turut, dan seterusnya. jelaskan pada anak yang sudah bisa mengerti kata kata kita  tentang permainan ini sebelumnya.Niscaya ia akan semangat mengikutinya.

Untuk anak sekitar umur diatas 6 bulan yang masih belum bisa diajak bicara, sementara kita bisa menggunakan alat permainan khusus untuk anak, yang biasanya berbentuk boneka kecil berbagai binatang berwarna – warni terbuat dari karet dan bersih. Karena jika anak tertarik dan suka menggingitnya, boneka – boneka tersebut juga bisa berfungsi merangsang pertumbuhan gigi dan cara mengunyah anak.

Iklan
Comments
7 Responses to “CARA MENGATASI KEBIASAAN ANAK NGEMUT JEMPOL”
  1. yuke berkata:

    anakku juga kebiasaannya seperti itu selalu mengemut jempol tapi klw mau tidur aja……..sekarang usianya baru 3 tahun….udah dicoba pake patrawali,betadin tapi tetep aja ngejempol ada yang punya solusi lain……kasih tau….ya………

  2. anita ps berkata:

    nak sya umur 2 tahun bisa bobok klo ngemut jempol, gmn yah

  3. Dwi santi berkata:

    kr2 mainan apa yg cocok utk menghilangkan kebiasaan ngemut jempol y..(ank sy berumur 2th)

    • Susant berkata:

      menilik kebiasaan anak apalagi yg akan merugikan anak pzt selalu dibutuhkan ekstra perhatian n ketekukan kita untuk merubahnya. pd saat ini banyak produk titer /mainan yg baik n aman yg brguna sbg stimusi gigi n salah satunya masalah yg anak mbak alami. tp juga dg usia 2 thun anak harus diajak komunikasi pelan2 agar dia lebih mengerti akanhal2 tidak baik bagi diri n lingkunganya. semangaat mbak!!

  4. ni artikel bagus dan bermanfaat sekali gan……..
    thanks atas infonya …………….
    lam kenal aj……

  5. niken berkata:

    anak saya sudah berumur 9 tahun tapi dia masih ngemutin jari nya, udah berbagai cara di lakukan agar menghilangkan kebiasaan nya, tapi tetep aja masih begitu, gimana ya cara nya biar bisa menghilangkan kebiasaan nya?? Kalo tau, kasih tau yaa..

  6. dessy berkata:

    anak saya 18bulan, pe tidur jg kadang msh terus ngemut jempol pe luka n bengkak.. ada masukan ngobatinnya pake apa??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan terbaru melalui email anda.

    Bergabunglah dengan 18 pengikut lainnya

  • Increase Page Rank
%d blogger menyukai ini: