5 VAKSIN IMUNISASI DASAR BAYI
Pemerintah setiap tahun terus berupaya untuk menurunkan angka kejadian penyakit seperti Poliomyelitis (kelumpuhan), Campak (measles), Difteri (indrak), Pertusis (batuk rejan / batuk seratus hari), Tetanus, Tuberculosis (TBC) dan Hepatitis B dengan menggalakan program pencegahan penyakit yaitu imunisasi pada bayi dan anak. Imunisasi bisa diartikan suatu usaha untuk membuat seseorang menjadi kebal terhadap penyakit tertentu dengan menyuntikan vaksin. Yakni kuman hidup yang dilemahkan / kuman mati / zat yang bila dimasukkan ke tubuh akan merangsang menciptakan kekebalan terhadap penyakit tertentu.
5 macam Vaksin imunisasi dasar
Untuk imunisasi dasar yang harus diberikan pada bayi antara lain.
- Vaksin Polio; Bibit penyakit yang menyebabkan polio adalah virus, vaksin yang digunakan oleh banyak negara termasuk Indonesia adalah vaksin hidup (yang telah diselamatkan) vaksin berbentuk cairan. pemberian pada anak dengan meneteskan pada mulut. Kemasan sebanyak 1 cc / 2 cc dalam 1 ampul.
- Vaksin Campak; Bibit penyakit yang menyebabkan campak adalah virus. Vaksin yang digunakan adalah vaksin hidup. Kemasan dalam flacon berbentuk gumpalan yang beku dan kering untuk dilarutkan dalam 5 cc pelarut. Sebelum menyuntikkan vaksin ini, harus terlebih dahulu dilarutkan dengan pelarut vaksin (aqua bidest). Disebut beku kering oleh karena pabrik pembuatan vaksin ini pertama kali membekukan vaksin tersebut kemudian mengeringkannya. Vaksin yang telah dilarutkan potensinya cepat menurun dan hanya bertahan selama 8 jam.
- Vaksin BCG; Vaksin BCG adalah vaksin hidup yang berasal dari bakteri. Bentuknya vaksin beku kering seperti vaksin campak berbentuk bubuk yang berfungsi melindungi anak terhadap penyakit tuberculosis (TBC). Dibuat dari bibit penyakit hidup yang telah dilemahkan, ditemukan oleh Calmett Guerint. Sebelum menyuntikkan BCG, vaksin harus lebih dulu dilarutkan dengan 4 cc cairan pelarut (NaCl 0,9%). Vaksin yang sudah dilarutkan harus digunakan dalam waktu 3 jam. Vaksin akan mudah rusak bila kena sinar matahari langsung. Tempat penyuntikan adalah sepertinya bagian lengan kanan atas.
- Vaksin Hepatitis B; Bibit penyakit yang menyebabkan hepatitis B adalah virus. Vaksin hepatitis B dibuat dari bagian virus yaitu lapisan paling luar (mantel virus) yang telah mengalami proses pemurnian. Vaksin hepatitis B akan rusak karena pembekuan dan pemanasan. Vaksin hepatitis B paling baik disimpan pada temperatur 2,8°C. Biasanya tempat penyuntikan di paha 1/3 bagian atas luar.
- Vaksin DPT; Terdiri toxoid difteri, bakteri pertusis dan tetanus toxoid, kadang disebut “triple vaksin”. Berisi vasin DPT, TT dan DT. Vaksin DPT disimpan pada suhu 2,8°C kemasan yang digunakan : Dalam - 5 cc untuk DPT, 5 cc untuk TT, 5 cc untuk DT. Pemberian imunisasi DPT, DT, TT dosisnya adalah 0,5 cc. Dalam pemberiannya biasanya berupa suntikan pada lengan atau paha.
Nah! itu tadi ke-5 vaksin dasar untuk program imunisasi bayi dan anak diindonesia. Untuk Indikasi, efek samping dan jadwal pemberian vaksin akan kita bahas pada tulisan selanjutnya.










maaf progam tersebut jangan dikasihkan ke masyarakat yaa bu,.soalnya Vaksi itu adalah rencana kejahatan besar yg di lakukan oleh yahudi.,.,.,maka dari itujangan dzolimi anak2 dan bayi dengan obat2 imunisasi yg jelas2 memasukkan barang penyakit kedalam tubuh si munil yg jelas2 sehat/./..
Al hasil para pelaku vasksin atau imunisasi sebaiknya ditanya ” apakah untuk melindungi tikus dari rumah kita dari tikus, kita harus memasukkan dan memelihara tikus dirumah?” atau apakah bila kita ingin melindungi kamar dari ular kita simpan ular ganas di kamar?..atau apakah nila kita ingin melindungi diri dari godaan dan tipu daya syetan, lantas kita harus memasukkan setan ketubuh kita? nah, berikutnya, ” apakh bila kita ingin menlindungi diri dari penyakit, lantas kita harus meelan dan disuntukkan bibit penyakit? untuk itu sangat meustahil menghindari keburukan dengan keburukan baru.,.hnetiakn,.yaa bu .,semua yg di lakuakn akan ada pertyanggung jawabannya nanti di akhirat,.,.
maaf mas sblmnya y,sya cman mau ngsh tahu,jadi orng jangn sok tau klau emang blm tau,crilah tau klau anda ingn tau.
Den mas muhammmad aripin Yth.
1. Imunisasi telah ada dan dilaksanakan sejak lebih dari 30 tahun yang lalu … Dan apakah semua orang berumur 30 tahun yang telah diimunisasi sekarang jadi anthek Yahudi (atau kalau bukan itu apakah efeknya pada kehidupan ini) ?
2. Seharusnya anda malu menggunakan nama Muhammad, karena Beliau yang telah dahulu menggunakan nama Muhhamad adalah insan yang sangat mulia (bukan orang yang berpandangan picik)
untuk mas arifin , salam kenal mas ! apa benar sma sperti itu. ?!!! ALLah tlh mentakdirkan segala sesuatunya dg baik! maka dengan niat yg baik n tujuan yang baik. semoga kita selalu menjadi hamba 2 yang selalu dirahmati ALLAH . Amin..
saya garis bawahi bahwa kata mas arifin bahwa “vaksin itu adalah rencana kejahatan besar yg di lakukan oleh yahudi”
apa buktinya mas !!
kalo emang kejahatan besar kenapa MUI membolehkan imunisasi !!!!!
menurut saya, imunisasi wajib demi kebaikan kita semua. kalo gak salah denger, ada ungkapan “ambillah kebaikan itu walaupun dari nonmuslim”.
So… jahatnya imunisasi apa?
Gara-gara virus asalnya ???
virus bukan berarti jahat selalu. darimana sudut pandang yang kita lihat. Kalo kita lihat sebelah mata, ya jelas virus masuk ke tubuh disebutnya kejahatan masuk ke tubuh. tapi kan,,,virus yang jadi imunisasi yang dimasukkan itu baik (kalau versi manusianya “orang kafir dah di islam kan”pen”. virus tetep ciptaan Allah.
maacih.
Agama islam begitu mulia….paling mulia di dunia dan kekal di akhirat.
Vaksin tercipta melalui manusia tapi semua itu terwujud karena kuasa dan kehendak Allah SWT….kalau Allah SWT tidak mengizinkan…tidak akan muncul program imunisasi.
Allah akan memberi cobaan kepada umatnya….Insya Allah…. Allah juga akan memberi kemampuan kepada umatnya untuk menghadapi dan menyelesaikan masalah.
Begitu juga vaksin diciptakan Allah…tapi atas kuasa dan kehendaknya diberi ilmu kepada umatnya untuk menaggulanginya….seperti adanya vaksin. Subhanalllah…..Allahu Akbar.
menurutku imunisasi itu penting …darimana asal muasalnya yg penting itu untuk kebaikan buah hati……dan yg penting lg sdh ada izinnya dari lembaga terkait…apalagi skarang banyak macam penyakit kalo memang imunisasi dapat melindungi anak …knapa tidak….
aku setuju dengan jeng ENY ALLAH menciptakan semua mahluk hidup itu manfaatnya
gak usah jauh2 dengan yahudi or embel2 apapun. saya sangat setuju dengan nalar nya mas Muhammad. coba fikirkan lagi untuk smuanya. gak usah ribut.
bayi terlahir dengan memiliki imun nya sendiri.
ASI sudah lebih dr cukup. bukannya para ibu tau sendiri masa bayi mendapat makan tambahan di usia 6 bulan, sebelum dr itu hny ASI or SUFOR.
makanan sehat aja kagak boleh… laaaa opo maning virus….!!! pikir deh pikiiiiirrr……..!!!!
apa pun bahasanya. “virus yg dilemahkan” kek, virus yg ini virus yg itu.
tetap mengerikan rasanya…. virus kok malah sengaja di masukkan ke tubuh. bayi lagi.
sampai kapan kita mau terus BODOH….??!!!!
buat mbk aliefia yth…
sebelum ngomong seperti itu…kaji dan telaah dulu apa dan manfaat apa yang didapat dr imunisasi…jangan asal bicara yang gak sopan seperti itu….
Re:Mbk Aliefia
Owhh gt ya mbk???? Klo gt anak,cucu,sdra mbk g usah n jangan sampe pakai vaksin aja mbk,,, yah “mudah2 an kedepannya gag kena penyakit yg mematikan deh mbk”
Helloooo,,,ni jaman modern mbaakkk,,penyakit jg udah macem2,,,jaman dolo mah namanya flu burung, AIDS, Hepatitis kagak ada,,ya aman2 aja klo gag di vaksin.
jaman dah maju pikiran juga harus maju dong,,,
Mbk ati2 loh klo dkt2 orang,,rentan banget ketularan penyakit menular,klo yg udah di vaksin mah its ok ajaaa,,,aman2 hhhhoooo
Orang yang BODOH adalah orang yang tidak mengikuti perkembangan jaman, dan berpikiran mundur kebelakang, “kyk undur2 :p”